Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran (Kemenko PM) menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air.
Melalui Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leon Alpha Edison, kementerian ini turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan keluhan para pelaku usaha di Kota Bandung.
Dalam agenda diskusi yang digelar di The Hallway Space, Bandung, Rabu (5/11/2025), Leon menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya bekerja berdasarkan laporan tertulis.
Sebaliknya, jajaran Kemenko PM ditugaskan untuk aktif mendengarkan persoalan nyata yang dihadapi pelaku usaha.
“Sebagai penyelenggara negara, kami tidak bisa hanya menunggu laporan di balik meja. Kami ditugaskan untuk proaktif belanja masalah di lapangan — mendengarkan langsung apa yang dihadapi koperasi, UMKM, pelaku ekonomi kreatif, hingga pekerja migran,” ujar Leon.
Dalam kesempatan tersebut, Leon menerima langsung keluhan para tenant Hallway Space Bandung, terutama terkait skema termin pembayaran yang dinilai memberatkan arus kas atau cash flow para pengusaha kecil.
Menurutnya, isu ini merupakan persoalan krusial yang harus segera ditangani agar UMKM dapat tetap bertahan dan tumbuh.
Sorry. No data so far.
Berita
Depok Fantasy Land: Wahana Baru yang Tak Hanya Menghibur, Tapi Juga Gerakkan Ekonomi Lokal28 Oktober 2025 | 07:35 WIB
Nasional
Terbongkar di Sidang! Eks Dirut Pertamina Bantah Oplosan BBM, Ini Penjelasan Aslinya12 Februari 2026 | 09:31 WIB
Ledakan Saat Shalat Jumat di SMAN 72 Kelapa Gading: Sekolah dalam Komplek TNI AL Jadi TKP, Korban Terluka7 November 2025 | 15:23 WIB
Makanan Indonesia Disita di Bandara Haneda, Jepang: Begini Aturan Ketat Soal Barang Bawaan Pangan6 November 2025 | 13:43 WIB
Kemenko PM Serap Aspirasi Pelaku UMKM Bandung, Siapkan Solusi Skema Pembayaran yang Lebih Adil6 November 2025 | 11:34 WIB









