Kita rawat persatuan Indonesia. Artinya kita faham bahwa Islam dan demokrasi tidak bertentangan. Wasyawirhum fil Amr.
Esensi musyawarah di era Nabi Muhammad Saw sama dengan demokrasi. Hanya formulanya berbeda,” ujar Kiai Sa’id.
Kiai Said juga mendoakan para petugas dan aparat yang sakit dan meninggal dunia saat menjalankan tugas penyelenggaraan Pemilu.
“Kita mintakan kepada Allah, korban yang berguguran saat bertugas menyelenggarakan Pemilu ini, semoga amal mereka diterima oleh Allah SWT,” ujar Kiai Said.
Mengenai hasil Pemilu, Kiai Said berharap seluruh elemen bangsa ini bersabar dan menurunkan tensi emosinya, menanti hasil perhitungan resmi dari KPU.
“Pemilu telah selesai, kita sabar menunggu hasil keputusan KPU. Kita tetap memohon kepada Allah, berwasilah kepada Rasulullah.










