“Melelahkan memang, mulai persiapan dan pelaksanaan semua atlet tak bergeming. Selalu dihadapi dengan semangat yang tinggi. Tinggal mempersiapkan diri ke Sumut-Aceh 2024,” tambahnya.
Semua peserta BK juga sempat mengeluhkan sistem pertandingan. Sistem pertandingan dan drawing harus di review. Sistem pertandingan yang tidak membedakan antara winner dan losser di bagan pertandingan.
“Mestinya kalau di bagan winner 1 x kalah dia punya kesempatan 2 x di bagan losser. Jadi losser punya kesempatan 2 x. Sedangkan winner sudah 2 x menang. Pertandingan ke 3 apabila lawan losser, dan losser menang maka itu winner jadi gugur,” pungkas Kang Zai.
Semoga harapan Ketua Harian POBSI Jabar ini, berbagai kekuarangan yang ada di BK dapat diperbaiki di Sumut-Aceh nanti. TIm Biliar Jawa Barat Meloloskan 15 Atletnya















