“Ketika ada satu dan lain lain hal muncul ketidaknyamanan, Tim P2T khususnya BPN Kota Depok mohon maaf sebesar-besarnya,” imbuhnya.
“Tidak ada maksud, dan tujuan lain, selain menyelesaikan persoalan yang ada dengan cepat, sesuai prosedur, dan aturan yang berlaku,” imbuhnya.
Ditambahkan Indra, pemerintah melalui instrumen terkait, selalu mencarikan solusi atas persoalan pengadaan tanah Jalan Tol Cinere-Jagorawi, baik secara administratif, keperdataan, maupun pidana.
“Ada hal-hal yang sifatnya administratif. Ada pula yang membutuhkan pertimbangkan secara keperdataan, pidana dan pertimbangan lainnya. Maka, sangat dimungkinkan terjadi tarik-menarik. Tapi percayalah kami ingin semua selesai sesuai dengan aturan dan gol yang menjadi target kita bersama,” terangnya.
Untuk diketahui, pengadaan tanah Jalan Tol Cinere-Jagorawi, upaya pemerintah menghadirkan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat, dan kemajuan ekonomi seluruh daerah khususnya bagi Kota Depok, Jawa Barat















