Lockdown parsial atau lockdown akhir pekan ini jelas akan mematikan pergerakan ekonomi. Jika dilihat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang membatasi jam operasi pelaku usaha juga tidak efektif. Jadi, menurut Roy ini masalahnya bukan berada di ritel atau mal, tapi masalah kedisiplinan masyarakat.
Jadi kalau ditanya napasnya peritel sampai kapan? Menurut Roy saat ini pelaku usaha masih bisa berjalan selagi toko atau mal masih diperbolehkan buka hingga pukul 8.00 malam.
“Kalau bisa ditingkatkan sampai jam 9 itu lebih bagus, tentunya kita masih punya napas selagi situasi dan kondisi keputusan yang diambil pemerintah masih melihat kepentingan pelaku usaha. Kalau masih boleh buka dan pengetatan mikro masih bisa jalan, ya lebih dari 6 bulan nafas kita masih bisa bertahan. Saat ini sudah dalam takaran memprihatinkan sudah jelas ada PHK yang berkelanjutan,” katanya.















