Terlebih, UKM seringkali terkendala masalah agunan dan riwayat kredit yang dibutuhkan perbankan. Hal ini menciptakan kesenjangan kredit untuk segmen menengah ini.
Padahal, UKM adalah tulang punggung perekonomian Filipina yang menyumbang 35% dari PDB negara dan mempekerjakan lebih dari 60% tenaga kerja lokal. Namun segmen ini kurang terlayani.

Dengan dukungan FDC, Investree Philippines akan memanfaatkan teknologi dan data untuk berkembang. Kemudian menggunakan penilaian risiko yang mumpuni sehingga membantu dan mempercepat proses penilaian kredit di perbankan maupun institusi pinjaman.















