Kemenperin Akui Relokasi sebagai Langkah Efisiensi, Bukan PHK Massal
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Rizky Aditya Wijaya, membenarkan adanya laporan mengenai relokasi beberapa perusahaan.
Menurut Rizky, langkah tersebut tidak berarti perusahaan berhenti berproduksi, melainkan bagian dari strategi untuk menekan biaya produksi agar tetap bisa beroperasi secara berkelanjutan.
“Komponen terbesar dalam biaya produksi adalah tenaga kerja. Jadi ketika upah minimum di wilayah barat Jawa meningkat, mereka mencari lokasi dengan upah yang lebih rendah,” ujarnya.
Rizky menambahkan, Kemenperin saat ini berkoordinasi dengan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) dan asosiasi industri terkait lainnya untuk memastikan proses relokasi berjalan tertib tanpa menimbulkan gejolak sosial di kalangan pekerja.















