Lembaga penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu tengah disorot. Kecurangan Pemilu berkurang karena di tiap TPS ada pengawas. Terutama dari kelompok yang kecewa dengan hasil pemungutan suara.
Ya, mereka menuding dua lembaga penyelenggara pesta demokrasi tersebut tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya. KPU dituding melakukan kecurangan. Bawaslu pun dianggap setali tiga uang, karena telah membiarkan kecurangan yang terjadi.
Padahal, sejauh ini Bawaslu belum menemukan adanya pelanggaran atau kecurangan seperti yang ditudingkan. Apalagi, Bawaslu merasa sudah menjalankan tugasnya secara maksimal.
Seperti diungkapkan Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Burhanuddin Thomme. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan Bawaslu DKI sudah maksimal. Bahkan pengawasan dilakukan secara berjenjang dan melekat terhadap semua proses pemungutan dan penghitungan suara.















