Jonathan Christie Keluar Dari Pelatnas “Dan nanti untuk kolaborasi untuk pertandingan, mungkin nanti ada undangan apa semua, saya rasa kita akan diskusi, dengan Jonatan, dengan Chico , dan mereka kalau prestasinya bagus, mereka masih tetap di atas, itu haknya beliau. Itu yang kami akan ikuti juga.”
“Kami akan tetap meski tidak secara langsung memantau setiap hari seperti disini latihan kami pantau. Tetapi, setidaknya kami berkomunikasi, pengalaman latihannya juga kami akan lihat juga seperti apa.”
“Kondisi kesehatannya juga seperti apa ke depannya. Mudah-mudahan mereka bisa lebih baik lagi, bisa mandiri. Kalau ini keputusan yang terbaik, kenapa tidak.”
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian menjelaskan program percepatan yang akan diakukan PBSI dengan mundurnya Jonatan dan Chico.
“Ya untuk program akselerasi tentunya sudah kami rencanakan untuk regenerasi ini. Tidak hanya di tunggal Putra, ada beberapa sektor juga harus kami programkan untuk akselerasi ini, trutama dalam mengejar program menuju Olimpiade 2028,” tutur Eng Hian.
“Khususnya di tunggal Putra tentunya ini bukan menjadi hal yang baru. Pada saat 2013-2014 dimana kondisi tunggal Putra yang dialami oleh Jonatan sendiri ya waktu itu seniornya kosong, gapnya kosong.”
“Jonatan, Ginting, dan waktu itu dengan Ihsan menjadi pulang punggung tim nasional, saya bilang bukan, bukan tim PBSI, tim nasional.”
“Dan program ini kami akan lakukan juga untuk Alwi, Ubed, dan yang lainnya.
Tapi disini tentunya lebih diuntungkan karena di pelatnas masih ada Ginting.”
“Dia sebagai senior masih bisa menjadi model yang baik di pelatnas untuk adik-adiknya.”
“Untuk program akselerasi tentunya program-program turnamen, latihan intensif tentunya sudah kami rencanakan, tidak hanya di tunggal Putra tapi di semua sektor.”
“Dan kita bisa lihat juga dari ganda putra yang walaupun di turnamen challenge sudah mulai terlihat prestasinya. tentunya sektor lain bisa mengikuti progres ini.”















